Teguhkan Spirit Anti Korupsi di Dunia Pendidikan, Gempar Gelar Deklarasi dan Penyuluhan

Bandung, Gempar Ekspose — Kamis (11/12/2025) — Gerakan Masyarakat Pendidikan Anti Korupsi (GEMPAR) resmi dideklarasikan dalam acara yang digelar di Ballroom Parahyangan Hotel Horison Bandung. Kegiatan bertema “Spirit Budaya dan Agama yang Luhur Menjadikan Semangat Gempar untuk Mewujudkan Indonesia Bersih Korupsi” itu menjadi tonggak penting gerakan pencegahan korupsi di sektor pendidikan.

 

Acara berlangsung meriah dengan hadirnya tokoh-tokoh pendidikan, pengurus GEMPAR, perwakilan dinas pendidikan, Polda Jabar serta berbagai elemen masyarakat. Beragam pementasan seni seperti tari jaipongan, pembacaan puisi, dan seni debus turut memeriahkan suasana sebagai simbol kekayaan budaya Sunda yang dijadikan semangat perjuangan.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Umum GEMPAR H. Zacky Satria, SE, Ketua Harian Boby Rachman, Sekjen Azis Dikri, Bendahara Indrayana, Kabiro Operasional Yusman, Biro Kerjasama Dadan Harja, Kabid Khusus Ujang Supriatna, Kabid Hukum Sofyan Sugondo, SH, S.Ikom, Kabid Kesehatan Muhammad Ridwan, SE, serta seluruh pengurus DPP dan Korda GEMPAR se-Jawa Barat.

Tokoh penting lainnya yang hadir yaitu Ketua Dewan Penasehat GEMPAR Yayat Hidayat, SE, MM, Wakil Ketua PGRI Jawa Barat, Ketua K3S SD Jabar Ida Suprida, S.Pd., M.M, Pembina GEMPAR Asep Wawan, S.Pd, Penasehat Rahmat Supriat, serta Ustad H. Hary Petir, S.Sos., M.BA.

Deklarasi Gempar Ditandai Pemukulan Gong dan Ikrar Anti Korupsi

Kegiatan dimulai dengan lagu Indonesia Raya dan Mars GEMPAR oleh seluruh hadirin. Momen penting terjadi ketika Ketua Dewan Penasehat Yayat Hidayat secara resmi memukul gong, sebagai tanda lahirnya GEMPAR di Provinsi Jawa Barat.

Seluruh pengurus kemudian membacakan Ikrar Melawan Korupsi, menegaskan komitmen bersama untuk membersihkan dunia pendidikan dari segala bentuk penyimpangan.

Ketum Gempar: “Gempar Hadir sebagai Mitra, Bukan Musuh Sekolah”

Dalam sambutannya, Ketum GEMPAR Zacky Satria menyampaikan apresiasi kepada seluruh hadirin dan menegaskan tujuan luhur organisasi ini.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi tonggak awal perjuangan kita bersama dalam mendorong pencegahan korupsi dan penguatan integritas di dunia pendidikan,” ujarnya. Zacky menegaskan bahwa Gempar bukan hadir untuk mengkritik atau menekan sekolah:

“Gempar datang bukan sebagai musuh. Gempar hadir sebagai mitra. Sebagai sahabat yang ingin memastikan Bapak/Ibu terlindungi dari potensi persoalan hukum akibat praktik yang merugikan dunia pendidikan.”

Ia mengingatkan bahwa aksi unjuk rasa yang pernah dilakukan Gempar di Kota Bandung adalah bentuk kepedulian, bukan penyerangan terhadap guru atau kepala sekolah. “Kami ingin memastikan tidak ada pihak mana pun yang menekan atau memanfaatkan sekolah dengan cara yang tidak benar,” tegasnya.

Saat ini GEMPAR telah memiliki koordinator daerah di tujuh kabupaten/kota di Jawa Barat, dan berkomitmen memperluas jejaring serta memperkuat kolaborasi dengan PGRI, K3S, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Penasehat Gempar: “Laksanakan Perjuangan Ini dengan Ikhlas”

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Penasehat GEMPAR Yayat Hidayat, SE, MM, memberikan pesan mendalam tentang makna pendirian GEMPAR.

“GEMPAR didirikan bukan karena emosi atau kepentingan tertentu. Ini lahir karena kepedulian terhadap pendidikan,” tegasnya.

Yayat menyoroti bahwa guru, kepala sekolah, operator, dan bendahara seringkali menghadapi tekanan dari pihak tertentu meski sudah bekerja sesuai aturan.

Ia menekankan pentingnya ketulusan:

“Laksanakan kegiatan ini dengan ikhlas. Bukan karena materi atau jabatan, karena rezeki sudah diatur oleh Allah. Tidak ada artinya harta jika hati tidak nyaman.”

Yayat juga menyampaikan dukungan penuhnya sebagai Penasehat GEMPAR karena gerakan ini memiliki niat tulus untuk mendampingi para pendidik.

Kehadiran Penyuluh KPK: Perkuat Upaya Pencegahan Korupsi

Acara semakin lengkap dengan hadirnya narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memberikan penyuluhan dan materi pencegahan korupsi. Materi ini diharapkan menjadi bekal penting bagi para pendidik dalam menjaga integritas dan tata kelola sekolah.

GEMPAR Siap Jadi Garda Terdepan Pendidikan Bersih di Jabar

Dengan resmi dideklarasikannya GEMPAR Jawa Barat, organisasi ini menegaskan komitmennya untuk bekerja secara: Edukasi dan penyuluhan berkelanjutan, Pendampingan nonlitigasi, Sinergi dengan Dinas Pendidikan, PGRI, dan K3S, Pencegahan korupsi secara dini. GEMPAR menempatkan diri sebagai mitra strategis sekolah, bukan lawan.

Bakti Kesehatan 

Pada acara Deklarasi Gempar juga disemarakan oleh bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis, chek up kadat gula darah, asam urat, kolesterol, tensi dan lain – lain yang dilaksanakan oleh bidang media Gempar

***

@Red Gempar Ekspose

#DeklarasiGempar
#AntiKorupsiPendidikan
#JawaBaratBersihKorupsi
#PendidikanBersih
#StopKorupsi
#GemparJabar
#IntegritasPendidikan
#BergerakMelawanKorupsi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *