KDM Ajak Pengusaha Berkontribusi Nyata untuk Jawa Barat dalam Pengukuhan APINDO Jabar

BANDUNG | Gempar Ekspose – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Barat periode 2026–2031 resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Kota Bandung, Kamis (25/6/2026).

Acara pengukuhan tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM), Irdam III/Siliwangi, Ketua DPRD Jawa Barat, unsur Forkopimda, para kepala daerah, jajaran pengurus APINDO, serta para pengusaha dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Barat.

Pengukuhan kepengurusan baru APINDO Jawa Barat ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha guna mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Dalam sambutannya, Ketua DPP APINDO Jawa Barat periode 2026–2031, Ning Wahyu Astutik, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan APINDO sebagai wadah yang semakin solid dalam memperjuangkan kepentingan dunia usaha sekaligus mendukung program pembangunan pemerintah.

“APINDO Jawa Barat siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, meningkatkan investasi, membuka lapangan pekerjaan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Ning Wahyu Astutik.

Sementara itu, Ketua Umum APINDO, Shinta Widjaja Kamdani, menegaskan bahwa Jawa Barat memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan industri nasional yang memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan pelaku usaha.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan pesan tegas kepada para pengusaha agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi daerah tempat mereka berusaha.

KDM mengingatkan pentingnya memegang prinsip “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.” Menurutnya, setiap pengusaha yang menjalankan aktivitas bisnis di Jawa Barat harus memiliki rasa tanggung jawab terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Kalau berusaha di Jawa Barat, maka pajaknya juga harus dibayarkan di Jawa Barat. Perizinannya juga harus di Jawa Barat. Jangan sampai usahanya di sini, tetapi manfaat administrasi dan fiskalnya justru dinikmati daerah lain,” tegas KDM di hadapan para pengusaha.

Selain itu, KDM menekankan bahwa industri harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

“Perusahaan harus melibatkan warga sekitar sebagai tenaga kerjanya. Orang Jawa Barat harus bisa survive di rumahnya sendiri dan menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” ujarnya.

Menurut KDM, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki komitmen besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang memadai, peningkatan pelayanan publik, serta penciptaan lapangan kerja yang luas.

“Pemerintah terus membangun infrastruktur yang baik dan berupaya menyediakan lapangan kerja yang cukup bagi masyarakat. Namun pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kontribusi nyata dari sektor industri dan para pelaku usaha,” katanya.

KDM berharap APINDO Jawa Barat di bawah kepemimpinan Ning Wahyu Astutik mampu menjadi jembatan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Jawa Barat.

Dengan mengusung tema “Dari Jawa Barat untuk Indonesia: Pengusaha Kuat, Industri Hebat, Ekonomi Berkelanjutan”, pengukuhan DPP APINDO Jawa Barat periode 2026–2031 diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran dunia usaha sebagai motor penggerak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

(Redaksi Gempar Ekspose)

#APINDOJabar #NingWahyuAstutik #KDM #DediMulyadi #ShintaKamdani #PengusahaJawaBarat #InvestasiJabar #IndustriJabar #EkonomiBerkelanjutan #LapanganKerja #PajakDaerah #JawaBaratIstimewa #Bandung #MediaPolisiNasional #MPNNews #JabarMaju #PengusahaKuatIndustriHebat #KolaborasiUntukIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *