Bandung | Gempar Ekspose – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Periode 2026–2031 di Hotel Savoy Homann, Bandung, Jawa Barat. Rakernas yang mengusung tema “Memperkuat Konsolidasi Internal dan Mewujudkan IKAL Lemhannas yang Bermartabat” menjadi momentum strategis untuk memperkuat organisasi, menyatukan langkah pengurus, serta meningkatkan kontribusi alumni dalam memperkokoh ketahanan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Ketua Umum DPP IKAL Lemhannas RI, Prof. Purnomo Yusgiantoro, menegaskan bahwa Rakernas I merupakan pijakan awal kepengurusan baru dalam membangun organisasi yang solid, profesional, dan adaptif terhadap berbagai tantangan nasional maupun global.

Menurutnya, IKAL Lemhannas akan memfokuskan program kerja pada tiga pilar utama, yakni memperkuat konsolidasi internal organisasi, mendukung Lemhannas RI sebagai almamater, serta meningkatkan pengabdian kepada bangsa melalui penguatan ketahanan nasional, ketahanan daerah, dan implementasi program Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
Hasil Rakernas juga menetapkan arah strategis organisasi melalui penguatan kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh seluruh Dewan Pengurus Daerah (DPD) melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Saat ini IKAL Lemhannas memiliki 32 DPD aktif yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program sesuai kebutuhan dan karakteristik daerah masing-masing.
Untuk memperkuat kemandirian organisasi, DPP IKAL Lemhannas turut mengoptimalkan peran sembilan badan otonom, di antaranya Badan Otonom Koperasi, IKAL Strategic Center (ISC), Badan Otonom Entrepreneur, serta badan-badan pendukung lainnya sebagai motor penggerak organisasi dan peningkatan kesejahteraan anggota.
Komitmen pengabdian kepada masyarakat juga diwujudkan melalui program Kemah Kebangsaan, salah satunya dengan pembangunan dua sumur bor di wilayah pegunungan Wonogiri yang kini mampu menyediakan air bersih secara gratis bagi sekitar 500 kepala keluarga. Program tersebut menjadi bukti bahwa IKAL Lemhannas tidak hanya berperan dalam penguatan wawasan kebangsaan, tetapi juga hadir memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB Ace Hasan Syadzily, M.Si., menegaskan pentingnya menjaga marwah organisasi dan integritas seluruh alumni Lemhannas. Ia menyampaikan bahwa putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang menolak gugatan terhadap kepengurusan IKAL Lemhannas semakin memperkuat legitimasi organisasi.
Dalam arahannya, TB Ace Hasan juga memberikan penegasan bahwa alumni Lemhannas yang terbukti melakukan pelanggaran etika berat maupun terlibat tindak pidana korupsi akan dikenai sanksi tegas berupa pencabutan PIN Lemhannas. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen menjaga kehormatan lembaga serta memastikan setiap alumni tetap menjadi teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Rakernas I juga menghasilkan Komunike Rakernas yang memuat sejumlah rekomendasi strategis sebagai pedoman organisasi dalam memperkuat ketahanan nasional, meningkatkan kolaborasi lintas sektor, serta memperluas implementasi nilai-nilai kebangsaan di berbagai wilayah Indonesia.
Ketua Tim Pengarah Rakernas I, Prof. Sukri Paluttury, menyampaikan bahwa seluruh rekomendasi yang telah disusun akan menjadi acuan pelaksanaan program kerja nasional secara terpadu antara DPP dan DPD guna memperkuat peran IKAL Lemhannas sebagai organisasi alumni yang memberikan manfaat nyata bagi bangsa.
Rakernas I menjadi tonggak penting bagi IKAL Lemhannas untuk terus memperkokoh organisasi yang bermartabat, menjunjung tinggi integritas, mempererat persatuan bangsa, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional menuju Indonesia Emas 2045.***
#GemparEkspose #IKALLemhannas #RakernasIKAL2026 #LemhannasRI #KetahananNasional #IntegritasAlumni #IndonesiaEmas2045 #WawasanKebangsaan #Bandung #JawaBarat
