JPJ Gelar Rapat Evaluasi, Dorong Jurnalis Lebih Profesional dan Berintegritas

Bandung, Gempar Ekspose — Forum Jurnalis Polda Jabar (JPJ) menggelar rapat internal dan evaluasi, Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Haber Kafe, Cipadung, Kota Bandung, tersebut menjadi momentum untuk membenahi pola kerja sekaligus memperkuat kualitas dan profesionalitas para jurnalis yang tergabung dalam wadah tersebut.

Forum Jurnalis Polda Jabar menaungi 25 media online dan cetak serta telah menjalin kemitraan dengan Mapolda Jawa Barat sejak 2020.

Rapat dihadiri Ketua JPJ Yusman Andrian, Sekjen Bram Kuswadi, S.Psi., S.H., Wakil Ketua Levi Arizal, Bendahara Umum Panji Aspa, Dewan Penasehat Hukum Sopyan Hunter, S.H., S.Ikom., serta jajaran anggota JPJ.

Bukan Sekadar Kumpul, Ada Evaluasi yang Harus Dijalankan

Ketua JPJ Yusman Andrian menegaskan, rapat evaluasi harus menghasilkan langkah nyata. Menurutnya, organisasi tidak boleh hanya berhenti pada kegiatan seremonial dan silaturahmi.

“Dalam rapat kali ini bukan hanya soal silaturahmi, melainkan untuk membahas beberapa poin penting dalam memajukan dan meningkatkan kualitas jurnalis yang tergabung dalam Pokja ini,” jelas Yusman.

Dalam sambutannya, Yusman mengingatkan bahwa profesi jurnalistik membawa tanggung jawab besar terhadap publik. Setiap berita yang dipublikasikan harus melalui proses yang benar dan mengedepankan akurasi, keberimbangan, verifikasi, etika serta profesionalitas.

“Jangan hanya mengejar kuantitas pemberitaan, tetapi yang lebih penting adalah kualitas, kredibilitas dan kepercayaan publik,” tegasnya.

Menurut Yusman, nama besar sebuah organisasi jurnalistik tidak cukup hanya dibangun melalui banyaknya pemberitaan. Kredibilitas harus dibuktikan melalui karya dan sikap profesional para anggotanya ketika menjalankan tugas di lapangan.

JPJ Dorong Jurnalis Tidak Keluar Jalur

Sekjen JPJ Bram Kuswadi menambahkan, peningkatan kemampuan anggota menjadi salah satu perhatian dalam evaluasi tersebut.

“Kami berharap dalam kegiatan ini bukan hanya membangun emosional saja, tapi bagaimana cara kita menyikapi suatu pemberitaan atau investigasi di lapangan yang sesuai dan berimbang,” tuturnya.

Ia menilai pengalaman para jurnalis di lapangan perlu dibagikan dan didiskusikan agar setiap anggota memiliki pemahaman yang lebih baik ketika menghadapi persoalan jurnalistik.

Sesi sharing kemudian menjadi ruang terbuka bagi anggota untuk menyampaikan pengalaman, kendala, maupun persoalan yang ditemui selama menjalankan tugas.

Penasehat Hukum: Pahami Job Desk, Jangan Jadi Boomerang

Sementara itu, Dewan Penasehat Hukum JPJ Sopyan Hunter menekankan pentingnya memahami batas tugas dan tanggung jawab sebagai wartawan.

“Kita sebagai wartawan yang biasa mencari berita sehari-hari memang harus sesuai dengan job desk kita supaya apa yang kita kerjakan tidak menimbulkan boomerang bagi kita,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam evaluasi, mengingat profesionalitas seorang jurnalis tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mencari informasi, tetapi juga bagaimana informasi tersebut diperoleh, diverifikasi, dikonfirmasi dan disajikan kepada publik.

Empat Fokus JPJ ke Depan

Dari hasil pembahasan, jajaran pengurus JPJ menempatkan sejumlah agenda sebagai fokus organisasi ke depan, yaitu:

  • Meningkatkan kualitas jurnalis dan karya jurnalistik.
  • Memfokuskan job desk sesuai tugas dan tanggung jawab.
  • Mendorong peningkatan kesejahteraan anggota JPJ.
  • Memperkuat hubungan dengan mitra instansi maupun institusi.

Selain itu, soliditas internal juga menjadi perhatian agar seluruh anggota dapat bekerja dalam satu visi dan menjaga nama baik organisasi.

Yusman berharap rapat evaluasi tersebut menjadi awal dari pembenahan yang lebih konkret.

“Jurnalis Polda Jabar harus mampu menjadi organisasi yang solid, profesional, berintegritas dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta dunia jurnalistik di Jawa Barat,” pungkasnya.

Rapat yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban di Haber Kafe, Cipadung, Kota Bandung, kemudian ditutup dengan ramah tamah antara pengurus dan anggota.

Namun, pesan utama rapat cukup jelas: kualitas karya, profesionalitas, integritas dan kredibilitas harus menjadi ukuran utama JPJ ke depan.***

@Red Gempar Ekspose

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *