SUKABUMI | MEDIA POLISI NASIONAL – Komunitas BSL (Barudak Setun Lembang) melaporkan dugaan hilangnya satu buah batu milik peserta bernama Yudi, yang mengikuti kelas Hewan Mitos dalam Kontes Batu Piala Kapolres Sukabumi.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangkaian kontes batu akik pada 31 Juli hingga 1–2 Agustus 2026. Batu milik Yudi yang berperan sebagai joki pada kelas Hewan Mitos sebelumnya telah ditampilkan dan mengikuti proses penilaian di meja atau podium juri.
Namun setelah proses kontes berlangsung, satu buah batu pada kelas tersebut diketahui tidak ditemukan dari lokasi penjurian.
Berdasarkan laporan tertulis yang disampaikan Komunitas BSL pada 10 Agustus 2026, batu yang dilaporkan hilang tersebut diperkirakan memiliki nilai sekitar Rp.25 juta.
Komunitas BSL meminta panitia dan pihak terkait segera melakukan penelusuran secara menyeluruh. Langkah yang diminta antara lain mengecek lokasi meja atau podium juri serta menelusuri proses penerimaan, penilaian, pemindahan hingga pengembalian batu peserta.
Selain itu, BSL meminta agar dokumentasi foto dan video selama kontes diperiksa, termasuk rekaman CCTV apabila tersedia di lokasi kegiatan.
Pihak-pihak yang berada di sekitar meja atau podium penjurian juga diharapkan dapat dimintai keterangan untuk membantu memperjelas kronologi dan keberadaan batu tersebut.
Komunitas BSL menegaskan bahwa laporan tersebut bukan bentuk tuduhan terhadap pihak tertentu, melainkan permohonan agar dugaan kehilangan dapat ditelusuri secara jelas dan transparan.
“Kami menyampaikan laporan ini bukan untuk menuduh atau menyalahkan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk permohonan agar kejadian kehilangan ini dapat segera ditelusuri secara jelas dan transparan.”
BSL juga berharap apabila batu tersebut ditemukan, pihak yang menemukannya dapat segera mengamankan dan mengembalikannya kepada pemilik.
Dugaan kehilangan ini diharapkan dapat menjadi perhatian bersama demi menjaga keamanan barang peserta, kepercayaan komunitas batu akik, serta nama baik penyelenggaraan Kontes Batu Piala Kapolres Sukabumi.
Hingga laporan tersebut disampaikan, informasi mengenai hilangnya batu dan estimasi nilai Rp25 juta tersebut merupakan laporan dari Komunitas BSL. Belum ada tuduhan terhadap pihak tertentu dalam laporan tersebut.**”
@Gempar Ekspose/ Red

