JPJ Dorong Pers Bermartabat dan Beretika Hadapi Tantangan 2026

Bandung, GEMPAR Ekspose — Menutup perjalanan tahun 2025, Jurnalis Polda Jawa Barat (JPJ) menyampaikan refleksi akhir tahun sebagai bentuk evaluasi sekaligus peneguhan komitmen dalam menjaga martabat, etika, dan independensi pers di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Ketua Jurnalis Polda Jawa Barat (JPJ), Yusman Andrian, menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi periode penuh ujian bagi dunia jurnalistik. Derasnya arus informasi digital, maraknya hoaks, framing menyesatkan, serta tingginya ekspektasi publik terhadap transparansi lembaga negara menuntut insan pers bekerja lebih profesional, cermat, dan bertanggung jawab.

“Pers tidak boleh kehilangan arah. Profesionalisme, etika, dan independensi adalah fondasi utama agar jurnalis tetap dipercaya publik dan tidak terjebak dalam kepentingan apa pun,” tegas Yusman dalam refleksi akhir tahun JPJ.
Ia menilai, selama ini hubungan kemitraan antara jurnalis dan Polda Jawa Barat berjalan cukup baik, terbuka, dan komunikatif. Namun demikian, kemitraan tersebut harus tetap ditempatkan dalam koridor yang sehat dan berimbang, tanpa menggerus fungsi kontrol pers sebagai pilar demokrasi.

Menurutnya, independensi bukanlah sikap oposisi, melainkan posisi bermartabat agar pers mampu menjalankan peran pengawasan sosial secara objektif, kritis, dan konstruktif demi kepentingan masyarakat luas.
Sebagai wadah profesi, JPJ terus mendorong anggotanya untuk konsisten menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, meningkatkan kapasitas intelektual dan profesional, serta menjaga integritas dalam setiap proses peliputan dan produksi berita. Kepercayaan publik, kata Yusman, hanya dapat diraih melalui karya jurnalistik yang faktual, berimbang, dan berorientasi pada kebenaran.

JPJ juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Jawa Barat atas keterbukaan informasi dan ruang komunikasi yang selama ini terbangun dengan insan pers. Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan terus diperkuat dalam semangat demokrasi, supremasi hukum, serta pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

Memasuki tahun 2026, JPJ berharap iklim kebebasan pers di Jawa Barat semakin sehat, aman, dan berkeadaban. Tantangan ke depan diyakini akan semakin kompleks, namun dapat dihadapi melalui kolaborasi yang jujur dan setara antara pers, aparat penegak hukum, serta masyarakat sipil.

“Refleksi akhir tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat jati diri jurnalis sebagai penjaga nurani publik. Pers harus tetap berani, beretika, dan bermartabat,” pungkas Yusman.
JPJ menutup refleksi tersebut dengan harapan agar tahun 2026 menjadi tahun kebangkitan integritas dan keberanian pers Indonesia dalam menjalankan fungsi kontrol sosial dan demokrasi secara utuh.***

@Red Gempar Ekspose

#RefleksiAkhirTahun#JPJ
#JurnalisPoldaJabar#GemparEkspose
#PersBermartabat#EtikaJurnalistik
#IndependensiPers#PersPilarDemokrasi
#MediaBerintegritas#JabarKondusif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *